Inspirasi Bisnis Rumahan ibu rumah Tangga Kekinian |BY BEAUTYHANDYCRAFT

Bisnis Rumahan ibu rumah Tangga
Bisnis rumahan ibu rumah tangga sangat menggiurkan. Tidak sedikit kaum hawa yang memilih melepaskan pekerjaan atau karirnya karena memilih menjadi ibu rumah tangga di rumah. Keputusan itu seringkali lahir begitu si buah hati lahir. Menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya di rumah dan mendedikasikan waktu sepenuhnya mengurus rumah, anak dan melayani suami, bukan pekerjaan ringan.

Banyak ibu rumah tangga yang mengeluhkan rasa bosan, lelah berkepanjangan, dan merasa kurang berdaya secara finansial. Walaupun suami sudah menutup kebutuhan finansial, kadangkala masih ada perasaan ingin produktif finansial secara mandiri. Syukurlah saat ini bekerja tidak harus datang ke kantor jam 9 hingga jam 5 sore.

 Era teknologi internet yang semakin canggih ini memungkinkan kita mendapatkan penghasilan bisnis sampingan di rumah. Kita yang saat ini tengah bosan menjadi ibu rumah tangga biasa di rumah, bisa menimbang untuk menjalankan bisnis ibu rumah tangga atau menjadi mompreneur.


Bagaimana cara memilih bisnis ibu rumah tangga yang simple dan tidak perlu meninggalkan si kecil? berikut adalah tips memulai usaha rumahan yang bisa kita pertimbangkan:


1. pilih peluang bisnis ibu rumah tangga yang sesuai keterampilan.

Apa bisnis sampingan yang akan kamu jalani? Memilih bisnis rumahan yang cocok untuk ibu rumah tangga ini memang bukan perkara mudah. Kita juga harus mempertimbangkan segala sisi, mulai dari tingkat kesulitan, cara pengerjaan, hingga modal yang dibutuhkan. Tapi yang terpenting adalah kita harus memilih bisnis sampingan di rumah yang sesuai dengan keterampilan. Jangan ikut-ikutan dengan bisnis rumah tangga yang dijalani orang lain karena belum tentu kamu cocok menjalaninya. Pilihlah bisnis rumahan ibu rumah tangga yang sesuai keterampilan kita karena pastinya kita akan merasa senang, enjjoy dan tidak terbebani menjalaninya. Ditambah lagi, bisnis yang dijalani karena keterampilan ini bisa membuat pengerjaan bisnis rumahan ibu rumah tangga jadi lebih mudah karena kita terbilang sudah ahli dan paham di bidang tersebut.

2. Cerdas Membagi waktu antara bisnis dan keluarga

Masalah utama dalam bisnis ibu rumah tangga adalah tidak bisa membagi waktu antara bisnis sampingan di rumah dan keluarga. Tak jarang ada ibu rumah tangga yang terlalu sibuk berbisnis sampingan di rumah sehingga pekerjaan rumah jadi terbengkalai atau bisa juga kebalikannya, terlalu sibuk mengerjakan pekerjaan rumah sehingga bisnis sampingan di rumah terlupakan dan tidak berjalan sesuai dengan rencana. Sebenarnya solusinya mudah. Kita hanya perlu cerdas membagi waktu antara bisnis sampingan di rumah dan keluarga. walaupun hanya sekedar bisnis sampingan di rumah, jangan si sepelekan, begitupun sekedar mengurus anak, jangan disepelekan. Buat jadwal jam berapa kita harus mengerjakan bisnis sampingan di rumah dan jam berapa kamu harus mengerjakan pekerjaan rumah. Misalkan saja kamu menentukan jam kerja kita 6 jam sehari, sementara sisa hari kita untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Buatlah jadwal seolah-olah seperti sedang bekerja kantoran. Hanya saja lokasinya dari rumah. Untuk urusan pekerjaan domestik, kita bisa melimpahkan atau outsource ke orang lain. Misalnya, urusan berbenah rumah serahkan pada asisten rumah tangga, urusan cucian serahkan ke laundry, dan lain sebagainya.

3. Pisahkan uang bisnis dengan uang belanja bulanan.

bijaklah secara financial, Selain masalah mengatur waktu, masalah lainnya saat melakukan bisnis ibu rumah tangga adalah ketika berhadapan dengan keuangan bisnis. Sebagai ibu rumah tangga yang mengelola uang belanja di rumah, pastinya kamu juga bisa mengelola keuangan bisnis dengan baik. Tapi sayangnya pada kenyataannya tidak seperti itu. Tak jarang ada bisnis untuk ibu rumah tangga yang tidak bisa berjalan atau tidak bisa dipertahankan karena perputaran modalnya terhenti. Cara mengatasinya adalah dengan memisahkan antara uang bisnis ibu rumah tangga dengan uang belanja bulanan. Kalau perlu, gunakan rekening tabungan yang berbeda untuk menyimpan uang hasil bisnismu. Dengan begitu, uang usaha tidak akan tercampur dengan uang belanja bulanan.

4. Manfaatkan teknologi untuk membantumu

 Jaman sekarang sudah canggih, jika melakukan bisnis sampingan di rumah, tak ada salahnya jika kamu memanfaatkan teknologi yang ada untuk membantumu ketika berbisnis ataupun melakukan pekerjaan rumah tangga. Untuk bisnis ibu rumah tangga, kamu bisa memanfaatkan gadget atau ponselmu untuk memasarkan produk yang kamu miliki melalui sosial media. Pilih waktu yang tepat di mana orang sedang berkutat dengan gadget mereka seperti pada saat pukul 12.00, sore hari pukul 17.00, dan 20.00 pada saat orang sampai di rumah setelah bekerja. Sedangkan untuk membantu pekerjaan rumah tangga, kamu bisa menggunakan peralatan rumah tangga yang canggih untuk mempercepat pekerjaan rumah, mulai dari vacum cleaner, mesin cuci langsung kering, hingga setrika uap yang tidak butuh waktu lama untuk mengerjakannya, maka kamu bisa fokus untuk mengerjakan yang lainnya.

5. Buat ruang kerja sendiri

saat memulai usaha rumahan, Memiliki ruang kerja sendiri di rumah ternyata sangat efektif untuk menjaga agar kita tetap produktif dan meningkatkan konsenstrasi ketika menjalankan bisnis rumahan ibu rumah tangga. Selain itu data-data yang kita miliki bisa jadi lebih rapi karena disimpan di satu tempat. Tapi bagaimana jika ruangan yang ada di rumah tidak memadai? Kita bisa memanfaatkan sudut ruangan yang ada di ruang keluarga atau kamar untuk jadikan ruang kerja sendiri. Cukup letakkan satu meja kerja dan kursi untuk bekerja. Untuk memicu semangat berbisnis ibu rumah tangga, maka letakkan juga tulisan quotes yang inspiratif di atas meja.

6. Lakukan evaluasi

Saat memulai usaha rumahan, dan bisnis sudah berjalan lancar, terkadang kita terlena dan tidak melakukan evaluasi. Padahal, evaluasi bisnis ibu rumah tangga ini penting dilakukan. Tujuannya adalah untuk melihat sejauh mana kesehatan keuangan dan perkembangan bisnis ibu rumah tanggamu, apakah bisnis yang sedang dijalani sudah memenuhi target atau belum? Evaluasi bisa dilakukan setiap seminggu sekali pada bulan-bulan awal kamu membuka bisnis untuk ibu rumah tangga, tapi jika sudah berjalan paling tidak tiga bulan, kamu bisa melakukannya dua minggu sekali atau satu bulan sekali.

7. Siap menerima konsekuensi

Saat kamu memutuskan untuk terjun dalam bisnis yang cocok untuk ibu rumah tangga, itu tandanya kamu sudah harus siap menerima konsekuensi yang ada. Mulai dari pekerjaan yang bertambah serta waktu keluarga yang pasti akan berkurang sedikit. Ada masa di mana nanti kamu akan merasa lelah menjalankan keduanya dan ingin menyerah. Tapi ingatlah kalau kamu harus siap menerima konsekuensi tersebut. Untuk menebus waktu keluarga yang berkurang saat bisnis sampingan di rumah, kamu bisa mengagendakan untuk pergi jalan-jalan atau berlibur bersama keluarga paling tidak satu bulan sekali. Meluangkan waktu untuk liburan bersama keluarga sangat penting bagi orang-orang yang menjalankan bisnis rumah tangga agar keluarga tetap harmonis dan kamu jadi lebih semangat berbisnis karena adanya dukungan dari keluarga.

Komentar